kisah nyata sedih
hai namaku tatasya alzahraini postingan pertamaku
" selamat membaca ya " ini dia ceritanya hai namaku kinar , ini kisahku .aku adalah seorang anak yang tidak pernah dipedulikan siapa pun . namun dulu aku tidak seperti ini , aku adalah anak kesayangan mama dan papaku . Dulu apa pun yang kuinginkan pasti dikasih hidupku sangat indah saat itu . Tapi seiring dengan waktu perusahaan papaku hancur dan bisa dibilang bangkrut , papa pun berkerja sebagai supir disebuah universitas . Dalam waktu beberapa bulan papaku dipecat dari tempat itu , papa tidak pernah menyerah ia mencari pekerjaan baru . Ia diterima sebagai seorang supir pembawa minyak seperti solar , bengsin , dan lain-lain . Takdir mungkin berkata lain papaku mengalami kecelakaan saat bekerja yang menyebabkan kaki papaku lumpuh , dan dirawat di rumah sakit selama beberapa bulan . Kondisi papa pun mulai membaik papa dibawah pulang kerumah , kata - kata yang masih aku ingat sampai sekarang adalah perkataan dokter yang mengatakan papaku lumpuh permanen meskipun papaku operasi pun ia tidak akan bisa berjalan lagi . tapi papa dan mamaku tidak menyerah setiap minggu mama membawa papa untuk berobat secara tradisional . Dalam beberapa bulan papa bisa duduk dikursi roda , aku sangat senang karna itu paling tidak papa ku bisa sekali- sekali menikmati udara diluar rumah . Tapi kesenangan hanya sampai disitu saja papaku menceraikan mamaku , perpisahan itu membuat papaku pergi ke bandung dan tinggal disana sebentar mama tinggal di jakarta . Aku tinggal bersama mamaku dan adik perempuanku dirumah mama , setelah 2 tahun mamaku menikah lagi dari sejak itu aku tinggal bersama kakekku . Aku u hidup dengan penuh cacian , hampir setiap hari aku dicaci maki oleh seluruh keluarga besarku termasuk juga mamaku sendiri . Cacian yang masih ku ingat sampai sekarang adalah " aku adalah anak yg tidak berguna " , "anak yg tidak tau terima kasih , "anak pembawa sial . Hampir setiap hari aku menangis karna cacian itu , hal yg aku anggap benar selalu salah dimata mereka . Pada saat usiaku 11 tahun tepatnya saat ulang tahunku aku berjanji untuk membuktikan aku bisa jadi orang hebat . Aku adalah anak yang tidak berguna bagi kelurgaku , tapi disekolah aku adalah murid yg hebat dalam bidang debat . Banyak sekali piala lomba yang telah aku dapatkan , tapi keluargaku tidak tinggal diam mereka selalu menganggap piala itu cuma omong kosong belakang . Pada saat SMP aku pernah menjadi bahan bully teman - temanku , aku selalu dikerjain dan mereka semua tidak ada yg mau berteman apalagi bermain denganku . Di SMA aku juga diperlakukan hal yang sama, namun aku bertekad dalam hatiku bahwa aku bisa menjadi orang yangh hebat . Hingga saat aku lulus SMA aku mendapatkan beasiswa kulia di kanada Tapi sebenarnya aku berat hati untuk pergi ke kanada karna aku tidak tega meninggalkan kakekku sendiri . Kakek yang tau ke gelisahan hatiku pun berkata " kinar inginkan membuktikan pada semua orang yang menghinamu , kalau kinar bisa menjadi orang sukses " . Lalu aku pergi ke kanada untuk melanjutkan sekolah , selama di kanada aku bekerja sampilan sebagai pelayan restoran . Sudah 3 aku tinggal di kanada , pada pagi hari aku menerima telpon dari mamaku kalau kakekku sudah meninggalkan kami . Aku pun meminta izin kepada kepala asrama untuk pulang , namum tidak di izinkan karna aku hari mengikuti ujian di kampus . Hari itu aku mengurung diri dikamar , aku sama sekali tidak mengikuti kelas apa pun dihari itu . Tiba- tiba aku teringat kata- kata kakekku kalau aku harus kuat menghadapi rintangan hidup . Setelah 5 tahun kulia dikanada , aku lulus sebagai lulusan terbaik di universal itu . Aku pulang ke indonesia dan berharap keluargaku bangga , namun harapan ku itu hancur mereka sama sekali tidak menganggap aku ada . "Triiiiii triiiii triiii" hpku berbunyi aku pun langsung mangkat telpon itu , berapa terkejutnya aku saat ku dengar aku diterima bekerja dikanada sebagai seorang direktur . Keesokan harinnya aku langsung bergegas pergi ke kanada . Di kanada aku hidup damai dan tenram , aku juga sering pulang ke indonesia setahun sekali hanya untuk kemakam kakek dan nenekku . Aku juga sering mengunjungi keluargaku , namun mereka juga tidak menerimaku . Itu tidak membuatku dendam dengan mereka itu membuatku menyayangi mereka . Karna dendam tidak akan menyelesaikan masalah yang ku hadapi , malah akan menambah masalah baru buat ku .
Bgs
BalasHapusGaje
BalasHapus